Selasa, 24 Februari 2015

komunikasi dalam jaringan


Simulasi digital
Komunikasi dalam jaringan (daring/ online)


1. Pengertian komunikasi dalam jaringan

Secara umum: Kata atau istilah komunikasi bersumber pada kata comunis dalam kata communis ini memiliki arti berbagi atau menjadi milik bersama yaitu suatu usaha yang memiliki tujuan untuk kebersamaan atau kesamaan makna.
Secara khusus: Komunikasi menurut reuesch adalah suatu proses yang menghubungkan satu bagian dengan bagian lainnya dalam kehidupan.
2. Jenis jariangan dalam komunikasi
Ada 3 jenis komunikasi yaitu:
1. komunikasi formal, adalah suatu proses yang bersifat resmi.
2. komunikasi informal, adalah komunikasi antara orang yang ada dalam suatu organisasi.
3. komunikasi nonformal, adalah proses komunikasi yang berada di antara yang formal atau resmi dengan tidak resmi atau informal.
3. Tujuan komunikasi dalam jaringan
1. membagi sumber daya, misalnya membagi printer, cpu ,memory ataupu harddisk.
2. komunikasi misalnya e-mail, instant messanging chatting.
3. akses informasi misalnya web browsing
4. Fungsi komunikasi dalam jaringan
1. start, adalah seseorang individu dalam jaringan komunikasi yang paling dikenal oleh anggota-anggota lainnya.
2. opinion leader adalah orang yang menjadi pemuka pendapat dalam suatu kelompok.
3. bridge adalah anggota suatu kelompok yang berhubungan dengan kelompok lainnya.
4. liaison officer (LO) adalah orang yang menghubungkan dua atau lebih, akan tetapi dia bukan anggota salah satu kelompok.
5. isolate adalah mereka yang tersisih dalam suatu kelompok.

5. Komponen komunikasi dalam jaringan
1. modem, merupakan alat yang digunakan untuk menghubungkan sebuah komputer kejaringan internet melalui jaringan telepon standar.
2. hub merupakan komponen yang di gunakan untuk membangun jaringan dengan topologi star.
3. switch komponen ini sama dengan hub tetapi switch lebih cerdas dan memiliki performa tinggi dibanding hub.
4. repeater sebagai pengliat sinyal pada jaringan yang menggunakan topologi bus.
5. bridge hanya menyampaikan paket, namun tidak bisa memilih paket-paket mana yang akan di sampaikan ke segmen .
6. router dapat melakukan roating dari satu lan ke lan yang lain.

topologi jaringan



Pengertian topologi jaringan komputer
Pengertian topologi jaringan adalah suatu tehnik untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya yang merangkai menjadi sebuah jaringan, dimana penggunaan topologi jaringan didasarkan pada biaya, kecepatan akses data, ukuran maupun tingkat konektivitas yang akan mempengaruhi kualitas maupun efiensi suatu jaringan.
Ada bermacam macam topologi jaringan komputer yang banyak di gunakan saat ini antara lain adalah Topologi Bus, Topologi Ring, Topologi Star, Topologi Mesh, Topologi Linear, masing-masing jenis topologi ini mempunyai kelebihan dan kekurangannnya sendiri.






Macam-macam topologi jaringan komputer
1. Topologi Bus

Jenis topologi bus ini menggunakan kabel tunggal, seluruh komputer saling berhubungan secara langsung hanya menggunakan satu kabel saja. Kabel yang menghubungkan jaringan ini adalah kabel koaksial dan dilekatkan menggunakan T-Connector. Untuk memaksimalkan penggunaan jaringan ini sebaiknya menggunakan kabel Fiber Optic karena kestabilan resistensi sehingga dapat mengirimkan data lebih baik.

Kelebihan Topologi Bus :
1. Mudah untuk dikembangkan
2. Tidak memerlukan kabel yang banyak
3. Hemat biaya pemasangan



Kelemahan topologi bus :
1. Tidak stabil, jika salah satu komputer terganggu maka jaringan akan terganggu
2. Tingkat deteksi kesalahan sangat kecil
3. Sulit mencari gangguan pada jaringan
3. Tingkat lalu lintas tinggi / sering terjadi antrian data
4. Untuk jarak jauh diperlukan repeater

2.Topologi Ring



Jenis topologi ring ini, seluruh komputer dihubungkan menjadi satu membentuk lingkaran (ring) yang tertutup dan dibantu oleh Token, Token berisi informasi yang berasal dari komputer sumber yang akan memeriksa apakah informasi tersebut digunakan oleh titik yang bersangkutan, jika ada maka token akan memberikan data yang diminta oleh titik jaringan dan menuju ke titik berikutnya. seluruh komputer akan menerima setiap signal informasi yang mengalir, informasi akan diterima jika memang sudah sesuai dengan alamat yang dituju, dan signal informasi akan diabaikan jika bukan merupakan alamatnya sendiri. Dengan kata lain proses ini akan berlanjut terus hingga sinyal data diterima ditujuan.

Kelebihan :
1. Tidak menggunakan banyak kabel
2. Tingkat kerumitan pemasangan rendah
3. Mudah instalasi
4. Tidak akan terjadi tabrak data
5. Mudah dirancang

Kekurangan :
1. peka kesalahan jaringan
2. Sulit untuk dikembangkan
3. Jika salah satu titik jaringan terganggu maka seluruh komunikasi data dapat terganggu





3. Topologi Star


Pada topologi jenis star ini, setiap komputer langsung dihubungkan menggunakan Hub, dimana fungsi dari Hub ini adalah sebagai pengatur lalu lintas seluruh komputer yang terhubung. Karena menggunakan proses pengiriman dan penerimaan informasi secara langsung inilah yang menyebabkan biaya pemasangannya juga tinggi.


Kelebihan :
1. Deteksi kesalahan mudah dilakukan
2. Perubahan stasiun mudah dilakukan dan tidak mengganggu jaringan lain
3. Mudah melakukan control
4. Tingkat keamanan tinggi
5. Paling fleksibel

Kekurangan :
1. Menggunakan banyak kabel
2. Ada kemungkinan akan terjadi tabrakan data sehingga dapat menyebabkan jaringan lambat
3. Jaringan sangat tergantung kepada terminal pusat
4. Jaingan memakan biaya tinggi
5. Jika titik komputer pusat terjadi gangguan maka terganggu pula seluruh jaringan

4.Topologi  Mesh


Topologi Mesh merupakan rangkaian jaringan yang saling terhubung secara mutlak dimana setiap perangkat komputer akan terhubung secara langsung ke setiap titik perangkat lainnya. Setiap titik komputer akan mempunyai titik yang siap untuk berkomunikasi secara langsung dengan titik perangkat komputer lain yang menjadi tujuannya.


Kelebihan :
1. Dinamis dalam memperbaiki setiap kerusakan titik jaringan komputer
2. Data langsung dikirimkan ke tujuan tanpa harus melalui komputer lain
3. Data lebih cepat proses pengiriman data
4. Jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer tidak akan mengganggu komputer lainnya

Kekurangan :
1. Biaya untuk memasangnya sangat besar.
2. Perlu banyak kabel
3. Perlu banyak port I/O , setiap komputer diperlukan n-1 port I/O dan sebanyak n(n-1)/2 koneksi. Misalnya ada 4 komputer maka diperlukan kabel koneksi sebanyak 4(4-1)/2 =6 kabel dan memerlukan 4-1 = 3 port.
4. Proses instalasi sulit dan rumi
5. Topologi Extended Star

Topologi Extended Star merupakan perkembangan lanjutan dari topologi star dimana karakteristiknya tidak jauh berbeda dengan topologi star yaitu : setiap node berkomunikasi langsung dengan sub node, sedangkan sub node berkomunikasi dengan central node. traffic data mengalir dari node ke sub node lalu diteruskan ke central node dan kembali lagi.
Keunggulan : jika satu kabel sub node terputus maka sub node yang lainnya tidak terganggu, tetapi apabila central node terputus maka semua node disetiap sub node akan terputus tidak dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel satu traffic node, karena untuk berkomunikasi antara satu node ke node lainnya membutuhkan beberapa kali hops.